Pekan TTG 2018, Banten Juara I Posyantek Tingkat Nasional
Progresnews.com, Bali -- Provinsi Banten berhasil dinobatkan sebagai Juara I Lomba Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) tahun 2018 tingkat nasional dan Juara Harapan I pada Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018 di Bali, Sabtu, (20/10)
Bersamaan dengan itu, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim sebagai kepala daerah yang melakukan pembinaan terhadan inovator Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Enong Suhaeti mengatakan, piagam Juara I diserahkan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Kementrian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Taufik Madjid, dalam acara Rakornis dan Lokakarya Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Bali.
Enong menjelaskan, Pemprov Banten mengirimkan Posyantek Al-Ikhlas, Kel. Jombang Wetan Kecamatan Jombang Kota Cilegon dalam lomba tingkat nasional tersebut. Posyantek Al-Iklas merupakan Juara I Lomba Posyantek Tingkat Provinsi Banten. “Alhamdulillah, bisa jadi Juara I,” kata Enong Suhaeti.
Selain itu, tambah Enong, Provinsi Banten juga mendapatkan Juara Harapan I Lomba Inovasi Tingkat Nasional. Alat yang adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan arah mata angin (PLTS). Alat ini ditemukan oleh Ofani dan Mustakim dari Kabupatn Serang.
“Pada Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Banten meraih 4 (empat) penghargaan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” tutur Enong
Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Teti Elwati menjelaskan, terhadap Posyantek Al-Ikhlas panitia pusat telah melakukan berbagai penilaian. Adapun unsur penilaian tersebut, yaitu kelengkapan andministrasi kelembagaan, keberadaan kantor/memiliki kantor sendiri, keorganisasian dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.
Kemudian, surat keputusan walikota tentang pendirian Posyantek, struktur organisasi, pembinaan terhadap anggota dalam memanfaatkan Teknologi Tepat Guna yang dihasilkan, serta sejauhmana pembinaan kelompok binaan posyantek dalam mengembangkan teknologi dan pemasaran produknya sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi masyarakat.
Selain itu, tutur Teti, yang tidak kalah penting dalam penilaian tersbeut yakni sejauh mana posyantek melibatkan banyak pihak dalam pengembangan teknologi.
Teti juga menjelaskan, Posyantek adalah Pos Pelayanan Teknologi yang tersebar di setiap kecamatan di Indonesia. Hal utama dari Posyantek adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah kecamatan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG).
Dalam aktivitasnya, Posyantek memiliki berbagai kegiatan yang antara lain terkait dengan memberikan layanan teknis, informasi, dan promosi tentang berbagai jenis TTG kepada masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas berbagai jenis produk yang dihasilkan Usaha Kecil dan Menengah di Masyarakat (UKM) serta menjadi jembatan masyarakat sebagai pengguna TTG dalam rangka pemanfaatan TTG. (Red)
-
Sabtu, 27/10/2018 12:00 WIBGubernur Disambut Hangat Kyai & Santri Ponpes Darel Azhar Lebak
-
Senin, 22/10/2018 11:15 WIBPekan TTG 2018, Banten Juara I Posyantek Tingkat Nasional
-
Rabu, 17/10/2018 16:45 WIB
Musrembang Regional Jawa-Bali, WH Paparkan Hubungan Industri dan Sekolah di Banten
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain