Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lebak Wangi Gubernur WH bangga Banten banyak Ponpes
Serang, ProgresNews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan kebanggaannya di Provinsi Banten memiliki banyak pondok pesantren yang memberikan kontribusi positif dalam kehidupan manusia dan membangun peradaban yang seimbang.
“Pesantren salafi, pesantren modern sangat berjasa, tanpa ada pesantren, tanpa ada pendidikan keagamaan bangsa ini tak akan maju,” kata Gubernur Wahidin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, di Kp Puyuh Koneng, Desa Kencana Harapan, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang.
Menurut Gubernur Wahidin, Provinsi Banten memiliki 3.122 pondok pesantren tersebar di berbagai kota/kabupaten, keberadaan pesantren tersebut telah memberikan sesuatu kebaikan dan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia umumnya, khususnya di Provinsi Banten.
“Peran pesantren sangat luar biasa, dari jaman kemerdekaan sampai sekarang ini. Mereka dengan ikhlas membangun pendidikan, mereka itu pejuang pendidikan jadi harus kita hormati dan hargai, walaupun memang pemerintah sekarang baru memberikan alakadarnya. Tapi kedepan, ini yang akan menjadi perhatin saya,” ucap WH sapaan akrab Gubernur Banten.
Pemprov Banten, lanjutnya akan berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan terhadap pondok pesantren di Provinsi Banten. Menurutnya, pondok pesantren telah berjuang membangun dan mendidik anak-anak bangsa, membangun NKRI dan membebaskan bangsa ini melawan penjajah.
“Tahun 2018 saya akan berikan biaya operasional Rp 20 juta per pondok pesantren, tapi dengan catatan yang memenuhi persayarat. Kalau tahun depan ada dana lagi akan kita tambah. Saya dua tahun ini juga akan bangun jalan sampai selesai, bangun pesantren,. Dari pada dikorupsi mendingan buat pesantren dan masjid,” kata Gubernur dihadapan ribuan jamaah yang hadir.
Pada kesempatan ini Gubernur Wahidin yang didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Irfan Santoso mengajak seluruh umat Islam di Provinsi Banten untuk menjaga silaturahmi dan memperat ukhuwah islamiyah. Karena, sesama muslim itu bersaudara dan harus selalu bersatu.
“Kita hidup berada dalam NKRI, Pancasila jangan diganggu. Jangan berfikir merubah dasar negara kita. Ukhuwah islamiyah harus dibangun, dijaga dan dipelihara, hubungan kita harus tetap dalam keadaan baik, ” pesanya.
Gubernur Wahidin melanjutkan, konsep Akhlakul Karimah dijadikan visi misi Provinsi Banten saat ini. Hal tersebut didasari karena masyarakat Banten merupakan masyarakat yang agamis, dengan jumlah mayoritas muslim terbanyak.
“Banten memiliki budaya yang religius, budaya yang saling menghormati. tingkah laku yang baik dan ikhlas saya kira konsep akhlakul karimah akan terwujud. Kita tinggal menjaga itu agar jangan sampaia punah, jangan sampai terganggu oleh budaya-budaya asing,” ucapnya.
“Kita bisa lihat diacara ini, ada kehidupan suasana keagamaan yang baik. Mereka datang kesini, kumpul dimesjid sama-sama mendengakan ceramah, meningkatkan kesadaran beragama, itu yang terpenting,” sambungnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Wahidin sekaligus meresmikan Masjid Jami Al-Islah sekaligus memberikan bantuan keuangan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten bagi pengurus DKM setempat.
-
Sabtu, 27/10/2018 12:00 WIBGubernur Disambut Hangat Kyai & Santri Ponpes Darel Azhar Lebak
-
Senin, 22/10/2018 11:15 WIBPekan TTG 2018, Banten Juara I Posyantek Tingkat Nasional
-
Rabu, 17/10/2018 16:45 WIB
Musrembang Regional Jawa-Bali, WH Paparkan Hubungan Industri dan Sekolah di Banten
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain