Serang, Progresnews.com – Calon Wakil Gubernur Embay Mulya Syarif tidak mendukung adanya aksi demonstrasi terhadap Basuki Tjahaya Purnama atau Aahok atas dugaan penistaan terhadap kitab suci umat Islam
Meski gejolak demonstrasi hadir dri segala penjuru Indoneisa, namun Embay yang berpasangan dengan Rano Karno pada Pilgub Banten 2017, melarang umat Islam di Banten untuk ikut demonstrasi.
"Enggak perlu berangkat, kita doakan saja Allah kasih hidayah ke Ahok," pinta Embay, saat memberikan sambutan silaturahmi keluarga besar Mulyadi Jayabaya dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, di JB Center, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Kamis (3/11) minggu kemarin.
Menurut Embay persoalan penistaan agama yang dilakukan Ahok adalah persoalan Jakarta, dan tidak ada sangkut pautnya dengan masyarakat Banten. Bagi Embay, umat Islam di Banten seharusnya fokus pada permasalah yang ada di Banten.
"Yang terpenting adalah kemakmuran masyarakat Banten, itu saja," Kata Embay kepada awak media.
Sebelumnya, ratusan umat islam di Banten ikut menggelar unjuk rasa di Jakarta pada 4 November 2016. Bersama massa aksi dari wilayah lainnya, berkumpul di Majid Istiqlal dan long march menuju Istana Negara, untuk menemui Presiden Jokowi.
Aksi yang diberi nama Aksi Bela Islam Jilid II tersebut merupakan aksi lanjutan untuk meminta aparat penegak hukum agar sesegera mungkin melakukan pemeriksaan terhadap Ahok atas dugaan kasus penistaan agama. Pasalanya, meski telah ramai dimasyarakat, namun sampai aksi digelar, pihak kepolisian enggan untuk melakukan pemeriksaan.

