Serang, Progresnews.com – Usai mengikuti rapat pleno penetapan Nomor urut calon pasangan Gubernur Banten periode 2017-2022, yang digelar di Hoel marbela, Anyer, Serang. Pasangan Rano-Embay, diteriaki dengan nanyian Tolak PKI.

Nyanyian tersebut merupakan respon atas tindakan provokatif yang dilakukan para pendukung Rano-Embay yang lebih awal menyanyikan teriakan Tolak Dinasti.

“Awalnya pendukung RK nyanyi tolak, tolak, tolak Dinasti. Saya sudah protes ke polisi. Tapi diacuhkan. Akhirnya salah satu pendukung Wahidin -Andika memulai nyanyi tolak, tolak, tolak PKI,” kata Gatot, Ketua Sahabat Andika.

Koordinator pendukung G-15 Ibnoe Rachman bercerita, di dekat mushola ada pendukung RK-Mulya yang menggunakan topi bertuliskan “Tolak Dinasti”.

“Jadi pendukung RK memang sudah menyiapkan diri untuk melakukan black campaign. Nyanyian tolak, tolak, tolak dinasti itu memang sudah disiapkan,” kata Ibnoe.

Entah salah perhitungan atau memang tidak bisa berhitung. Nyanyian tolak, tolak, tolak dinasti kemudian tertimpa suara nyanyian tolak, tolak, tolak PKI. Karena jumlah pendukung Wahidin -Andika yang hadir jauh lebih banyak dari pendukung RK-Mulya.

Sebelumnya, hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, menetapkan Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim – Andika Hazrumy mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Banten 2017. Sedangkan Paslon Rano Karno – Embay Mulya Syarief memeroleh nomor urut 2.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten Agus Supriyatna mengatakan, penetapan nomor urut tersebut berdasarkan Keputusan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017.

“Pasangan calon gubernur Wahidin Halim dan wakil gubernur dengan nama calon Andika Hazrumy mendapatkan nomor urut 1 dan pasangan Rano Karno dan Embay Mulya Syarief mendapat nomor urut 2,” kata Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna.

Dalam mekanisme pengambilan nomor urut, pasangan calon terlebih dahulu mengambil bola di dalam kotak berlogo KPU, yang telah terisi angka mulai dari 0-8.

Selanjutnya, pasangan yang mendapatkan angka tertinggi mendapat urutan pertama untuk mengambil nomor urut yang dibungkus dengan kertas berwarna merah-putih. (Red)