Cilegon, Progresnews.com -- Thun baru Islam 1438 hijriah digunakan Yayasan Nurul Islam, untuk berbagi dengan kalangan tidak mampu. Pada kesempatan itu, Yayasan yang berlokasi di Kota Cilegon tersebut memberikan santunan kepada 30 anak yatim-piatu
Walikota Cilegon Tb. Iman Ariyadi yang turut hadir pada perayaan tersebut, secara simbolis menyerahkan santunan kepada 30 anak yatim yang ada di wilayah Kelurahan Randakari.
Dikatakan Walikota, menguatkan keimanan, membina moralitas, menolong kaum yang lemah adalah sekelumit contoh dari permasalahan umat yang lebih prioritas.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh umat muslim di Kota Cilegon, untuk bersama – sama membangun kehidupan di Kota Cilegon ke arah yang lebih baik,” kata Iman, di Lingkungan Penyurungan Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan, Selasa (18/10).
Walikota menambahkan, dalam konteks pembangunan di Kota Cilegon, semangat hijrah memberikan pelajaran bahwa roda pembangunan, disamping bersandar pada aturan formal, juga harus tetap berpegang teguh pada nilai – nilai agama islam.
“Untuk itu Pemkot Cilegon telah merumuskan dan terus melaksanakan program pembangunan yang seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan mental spiritual,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Nurul Islam KH. Mas’ali mengatakan, peringatan tahun baru islam ini sengaja dirangkaikan pula dengan pemberian santunan kepada anak yatim, yang diharapkan dapat bermanfaat dan berkah.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Cilegon, mudah-mudahan kehadiran beliau juga dapat menambah dekat dan bersilaturahmi dengan masyarakat di sini dan masyarakat dapat lebih mengetahui program – program pembangunan yang disampaikan oleh Walikota Cilegon,” terangnya. (Red)
