Soal Wacana Perluasan Pendopo Bupati Pandeglang, DPRD Akan Panggil Dinas Pendidikan

Pandeglang, Progresnews.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berencana memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, terkait rencana perluasan lahan pendopo Bupati yang dipastikan akan menggusur lahan SDN 3 Pandeglang.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Yangto mengatakan, perluasan pendopo bupati masih belum perlu dilakukan. Apalagi jika harus mengorbankan lahan dan bangunan SDN3 Pandeglang yang jaraknya berdekatan.

Karennya, Yangto meminta Pemkab untuk mengkaji ulang wacana tersebut agar tidak merugikan banyak pihak.

"Urgensinya di mana? Penting mana pendopo dengan sarana pendidikan. Dikaji matang dulu lah, jangan sampai merugikan masyarakat. Belum penting itu," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Yangto, Rabu (2/8).

Yangto juga mengingatkan agar Pemkab tak mengambil langkah sepihak yang justru akan menimbulkan kegaduhan. Apalagi notabene, SDN Pandeglang 3 merupakan salah satu sekolah kebanggaan yang menjadi role model pembelajaran di Pandeglang.

"Lebih baik (pendopo) dipercantik saja. Kaji ulang dengan baik. Kan perlu juga dengar pendapat dengan dinas pendidikan dan komisi IV. Tidak baik kalau main rombak saja," jelas politisi NasDem ini.

Untuk meminta kejelasan, DPRD Pandeglang kata Yangto akan memanggil Dinas Pendidikan, "Nanti kita panggil dinas pendidikan, kita tanya seperti apa," kata Yangto.

Sebelumnya,

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Salman Sunardi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mencari lokasi yang tepat untuk merelokasi siswa SD tersebut. Setidaknya, dibutuhkan lahan minimal 2.000 meter persegi.

"Anggaran dari pemkabnya juga belum ada, karena memang belum pasti. Apalagi mencarri lahan seluas itu di kota tidak mudah," ujar Salman, Selasa (1/8) kemarin.

Wacana itupun langsung mendapatkan penolakan dari Kepala Sekolah SDN 3 Pandeglang. Selain karena tempat relokasi yang rencananya pindah ke SMA YPP tidak memadai, kebijakan tersebut juga akan mengganggu aktivitas belajar mengajar, relokasi juga akan sangat berdampak pada psikologi murid.

"Sekolah kami ada sekitar 500 siswa. Kalau direlokasi, harus tempat yang layak. Mulai dari kelas, laboratorium dan tempat bermain anak," ujar Ikeu, Selasa (1/8) kemarin. (Red)