Sindir Suap Bank Banten, Mural Bertebaran di Kota Serang

Serang, Progresnews.com -- Mural itu menggambarkan Seorang lelaki berbadan Tikus tengah melahap suapan kantung uang dari sebuah tangan besar. Tepat dibelakang lelaki berbadan tikus itu ada gambar gedung DPRD Provinsi Banten. Sebuah visualisasi yang dapat di interpretasikan sebagai sindirian terhadap kasus suap Bank Banten yang menjerat anggota DPRD Banten.

"Media kreatif memang harus sudah diarahkan pada ruang-ruang kritik. Jika saat ini mahasiswa dan pemuda amat tumpul dalam gerakan kritik jalanan, maka media kreatif bisa jadi alternatif. Dan ini luar biasa", ujar Presiden Untirta Movement Community, Jonah.

Diketahui, proses pendirian Bank Banten sempat menjadi perhatian banyak kalangan, lantaran ditemukannya kasus suap yang dilakukan oleh Direktur PT BGD waktu itu, Ricky Tampinongkol kepada sejumlah anggota DPRD Banten. Bahkan, paska kasus itu diselediki oleh KPK, ramai-ramai anggota DPRD Banten mengembalikan uang suap kepada KPK. Namun begitu, status hukum perbuatan suap tersebut statusnya tidak bisa dikesampingkan dan tetap dilanjutkan penyidikannya oleh KPK.

KPK sendiri telah melakukan pemeriksaan beberapa kali, baik di Gedung KPK maupun di Kantor DPRD Banten. Yang terbaru adalah pemeriksaan secara maraton terhadap 28 Anggota Badan Anggaran dan Anggota Komisi III DPRD Banten, pada 17 dan 18 Februari 2016.

Untuk informasi, Mural adalah sebuah metode menggambar diatas permukaan yang luas seperti dinding. Dewasa ini, Mural kerap dijadikan sebuah cara untuk melakukan tanggapan terhadap sesuatu. Entah dengan tujuan mengkritik, sindiran, ataupun kampanye. (Kahfi/PN06)

<span 38,="" "="">