Serang, Progresnews.com -- KPU Kota Serang menjadi KPU yang paling cepat dalam pengisian formulir C1 KWK pada kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang digelar KPU Banten, Kamis (5/1), di salah satu hotel di Kabupaten Tangerang .

Pada kegiatan bimtek tersebut, dipandu oleh Divisi Teknis KPU Banten, seluruh KPU kabupaten/kota diminta mengisi C1 dari soal yang telah disediakan. Dari waktu 15 menit yang disediakan, KPU Kota Serang paling cepat merampungkan pengisian C1 tersebut. C1 adalah sertifikat hasil penghitungan perolehan suara di tingkat TPS.

"Materi bimtek tungsura kepada PPK, PPS, dan KPPS nantinya akan fokus pada 3 kurikulum. Pertama, peserta disuguhi video simulasi di TPS dan rekap. Kedua, penjelasa soal norma baru dalam Pilkada 2017. Ketiga, simulasi pengisian C1. Hari ini kita simulasikan C1 itu kepada KPU kabupaten/kota," kata Syaeful Bahri.

Divisi Teknis KPU Kota Serang Ahmad Syarifudin menjelaskan, materi bimtek dari KPU Banten secepatnya akan disuguhkan kepada badan ad hoc.

"Ada banyak norma baru yang wajib kita pahami. Di antaranya soal sosialisasi oleh KPPS, kewajiban merekap C6, serta rekap suara yang tidak lagi di PPS melainkan langsung dari TPS ke PPK," kata Akhmad.

Divisi Hukum KPU Kota Serang Ali Faisal menuturkan, proses tungsura di TPS adalah etalase dari sebuah pilkada. Prinsip pilkada agar menjamin integritas proses dan hasil bisa dilihat di hari pemungutan suara.

"Maka badan ad hoc harus teliti dan konsentrasi melaksanakan tungsura dan rekap. Karena ini sumber utama gugatan hasil pilkada. Setiap permasalahan yang timbul harus diselesaikan di tahapan itu. Misalnya ada temuan pengawas TPS, maka KPPS harus segera sikapi. Jangan dibawa ke PPK. Begitu seterusnya. Rekom aparatur Panwaslu wajib ditaati," kata Ali.

Bimtek tungsura KPU Banten kemarin diisi oleh arahan dari Komisioner KPU RI Hasyim Ashari. (Red)