Serang, Progresnews.com -- Komisi Pemilihan Umum semakin gencar melakukan sosialisasi guna meningkatkan partisipasi pemilih pada perhelatan Pilgub Banten yang akan digelar 15 Februari mendatang .
"Nanti kita akan melakukan keliling setiap desa, kita ke masyarakat mengajak untuk datang ke TPS pada 15 Februari untuk mencoblos," kata Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna, saat mengisi diskusi pada Rakerwil GP Anshor Banten, Jumat (30/12).
Agus mengakui, pihaknya terus berupaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Menurutnya, masyarakat harus diberikan pendidikan politik agar mampu memilih pemangku amanatnya untuk lima tahun ke depan.
"Kalau di Australia, tingkat partisipasi itu tidak perlu gencar disosialisasikan, karena di sana sudah ada undang-undang yang mengatur, bahkan mewajibkan masyarakatnya untuk memilih," imbuhnya.
Dengan begitu, kata Agus, masyarakat mau tidak mau harus memilih lantaran adanya denda yang diatur dalam undang-undang apabila masyarakat tidak mau memilih.
Baca Juga : KPU Banten Tetapkan 7,7Juta Pemilih, Bawaslu Minta Cek Ulang
Kendala di negeri kita, lanjut Agus, waktu libur untuk memilih dimanfaatkan oleh masyarakat justru untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Hal itu menjadi pekerjaan rumah bersama dalam meningkatkan partisipasi pemilih.
Sementara itu, Agus berharap masyarakat Banten bisa secara konsisten menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara. Bagaimanapun, nasib suatu daerah tergantung siapa yang memegang tampuk pimpinan sebagai pemegang amanat rakyat. (Red)

