Rupiah Dititik Terendah Pasca 1998, Menko Perekonomian : Itu Masih Wajar
Rupiah Dititik Terendah Pasca 1998, Menko Perekonomian : Itu Masih Wajar
5 hari ago Ekonomi Leave a comment 141 Views
Jakarta, Progrenews.com — Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat, bahkan menembus level terlemah sejak krisis moneter 1998. Dinilai Kordinator Menteri Perekonimian, Sofyan Djalil masih wajar.
“Selama penurunan masih dalam batas wajar, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sekarang saya pikir masih wajar, walaupun orang mengatakan nilai rupiah undervalue ,” kata Sofyan, di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).
Sofyan menjelaskan, pergerakan nilai tukar rupiah saat ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti masalah utang Yunani dan juga perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang membuat mata uang dolar melaju kuat.
“Yunani meskipun dianggap sudah selesai namun ternyata belum tuntas. AS juga memengaruhi pergerakan mata uang dunia karena dolarnya menguat. Itu bukan masalah yang perlu dibesar-besarkan. Namun, pemerintah akan melakukan upaya apapun untuk menjaga rupiah pada range yang acceptable ,” jelas dia.
Sementara itu, Pakar Ekonomi dari Universitas Indonesia itu mewanti-wanti pemerintha untuk berhati-hati karena perekonomian Indonesia akan sangat terganggu.
“ketergantungan impor kita cukup tinggi, hal itu ditambah daya beli yang turun. Semua hal tersebut membuat kinerja perusahaan melemah. Karena nanti biaya impor naik, dan daya beli juga turun,” Ujar Lana.
Lana pun menghimbau untuk tidak begitu mengandalkan kepada Bank Indonesia. Pasalnya, intervensi yang sering dilakukan BI untuk menekan pelemahan melalui skema ‘membakar devisa’ dinilai sangat beresiko.
“Kita tidak bisa berharap hanya pada BI, karena memang secara global dolar AS sedang menguat. BI malah perlu manajemen devisa. Jangan sampai malah membuang-buang cadangan devisa,” jelasnya.
Diketahui, Berdasarkan data Bloomberg, pada Jumat (24/7) pukul 17.00 WIB, Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) menunjukkan rupiah berada di posisi 13.448 per dollar AS. maka rupiah hari ini melemah 0,4% dari posisi sebelumnya yang berada di titik 13.394 per dollar AS. Ini merupakan level terendah pasca 1998. (PN09/PN06)
Google +
-
Rabu, 24/10/2018 16:25 WIBDampingi Presiden, Gubernur Buka Trade Expo Indonesia Tahun 2018
-
Selasa, 16/10/2018 16:29 WIB
Ribuan Hektar Sawah Kekeringan, Pemprov Banten Siapkan Bantuan Pompanisasi
-
Selasa, 16/10/2018 09:10 WIB
Pemprov Banten Siap Lepas Saham 5,37 Persen di BJB
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain