Pandeglang, Progresnews.com -- Sungguh malang nasib Atikah, nenek jompo nerusia 84 tahun ini harus kehilangan rumah yang telah lama ditinggalinya itu. Atikah harus merelakan rumahnya di Kampung Kadukalahang, Desa Sindanglayu, Kecamatan Pagelaran, dilalap si jago merah, Senin (07/02) kemarin.
Perdasarkan penuturan warga Anisa (38) yang rumahnya berdekatan dengan korban, kejaidan bermula pada jam 03.00 dini hari. Saat itu, ia mendengar bunyi yang cukup keras, setelah di cek keluar rumah, ternyata api telah membakar rumah korban.
“Malam tadi saya lihat api diatas atap, luapannya semakin besar beberapa saat selama saya minta bantuan warga. Pada saat itu pemilik rumah masih berada didalam rumah,” katanya.
Melihat api semakin membesar, wargapun berduyun-duyun memadamkan kebakaran, beruntung, api pun berhasil dipadamkan dan tidak merambat kerumah lainnya.
“Tadi malam untungnya dibantu sama anak santri dari kyai setempat, jadi kalau aja tidak ramai-ramai mungkin bisa tiga rumah yang terbakar. Lihat saja rumah yang disamping korban, dapurnya sudah kena sebagian,” jelasnya.
Sang Nenek pun berhasil diselamatkan, namun sayang rumah gubuk miliknya ludes terbakar. Kini iapun sedang menanti bantuan pemerintah untuk membangun kembali rumahnya itu.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Doni Hermawan mengaku tak bisa membantu kebutuhan pembangunan kembali rumah nenek Atikah, pihaknya hanya bisa membantu penyediaan pakaian sekolah dan ATK. Ia menyarankan agar korban mengajukan bantuan rumah kepada Dinsosnaker Pandeglang. (haedi/PN06)