Rano Dirikan Bank Banten, Pengamat : Jangan Sampai Disclaimer Jadi Skenario Yang Di Sengaja

21 Agustus 2015 Regional Leave a comment 159 Views

Berita Terkait

Wawan Siap Maju di Pilgub Banten 2017

28 hari ago

Alihfungsikan Rumah Dinas Seharga Rp 23 Miliar, Rano Karno Hamburkan Anggaran

30 Oktober 2015

Tokoh Khawatir Pendirian Bank Banten Jadi Alat Politik

29 Oktober 2015

Serang,Progresnews.com — Rencana Gubernur Rano Karno yang akan mengalihkan dana sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menjadi dana pembiyaan pendirian Bank Banten, mendapatkan kritik dari tokoh anti korupsi, Uday Suhada.

“Jangan-jangan terjadinya silpa adalah sesuatu skenario yang disengaja untuk mensuply biaya pendirian Bank Banten.” Kata Uday melaui sambungan telepon, Kamis (20/8)

Perihal pembiayaan khusus Bank Banten, Uday melihat potensi lain yang bisa dilakukan Rano Karno tanpa harus merecoki anggaran SKPD, apalagi menggunakan silpa.

“sebenarnya itu bisa dibicarakan antara pemerintah dengan DPRD. Sumber pendapatan daerah mana yang memungkinkan dana itu dianggarkan untuk pembangunan bank banten. Misalnya dari sejumlah pemasukan daerah, apakah itu PAD atau yang lainnya yang bisa dimaksimalkan untuk dianggarkan secara khusus,” Ujar Uday

Pada prinsipnya, Uday mendukung pendirian Bank Banten sebagai jalan pengembangan potensi ekonomi lokal. Namun, ia menyayangkan pembiayaannya menggunakan silpa dan efisiensi anggaran SKPD. Meski banyak dana SKPD yang berpotensi tidak terserap, namun justru hal itu akan menimbulkan masalah baru jika harus dialihkan ke Bank Banten.

“Dan jangan sampai disclaimer itu menjadi alasan, artinya ada penilaian lagi dari BPK 40% tidak terserap , langsung dimasukin ke bank banten lagi, lebih acak-acakan saya kira”

Menurut Uday, keinginan Rano yang menggunakan Silpa serta efisiensi anggaran dalam pembiayaan bank Banten, justru akan membuat SKPD tidak bekerja secara maksimal,

“jangan sampai perencanaan di masing-masing SKPD nanti baik dan benar, setelah di kroscek perencanaan penganggaran dengan perencanaan teknis dilapangan sudah sinkron, malah digerogoti sehingga SKPD tidak maksimal dalam penyerapan anggaran. Akhirnya SKPD tidak berjalan dengan baik, dan bank banten justru terbengkalai”

Ia pun menyarankan agar selain melibatkan DPRD dalam hal pembiayaan Bank Banten, Rano juga mau bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh Banten yang paham tentang masalh perbankan.

“Karena rinsip prinsip perbankan luar biasa ketat, jadi harus ada orang-orang yang memang dikhususkan untuk pembentukan bank banten. Saya kira Pak Triana Sjam’un atau Mukhtar mandala sangat kooperatif jika dilibatkan” saran Uday.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Banten tanuar, membenarkan rencana pengalihan dana silpa SKPD ke pendirian Bank Banten.

“Dinas-dinas tersebut khususnya yang kemarin mendapatkan raport merah, atau SKPD yang dananya diduga tidak akan terserap misalnya, SDAP, perlengkapan, tapi setiap SKPD pasti ada efesiensi,” kata Yanuar. (PN06)

Pilihan Redaksi:

Rano Rencana Hidupkan Bank Banten, SKPD “Dipaksa” Sisihkan Anggaran

Pemprov Ngotot Dirikan Bank Banten, Ichsanudin Noorsy : Jangan Bicara Bank, Perkuat Dulu Sektor Riil

Taufiqurrahman Ruki : Dirikan Bank Banten Jangan Karena Gengsi Dan Alasan Politis

APBD Perubahan, Pemprov Gelontorkan 250 Miliar Untuk Pembentukan Bank Banten

Disumbang SKPD, Pemerintah Provinsi Segera Resmikan Bank Banten

Facebook

Twitter

Google +