Serang, progresnews.com -- Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilgub Banten 2017 yang akan dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) harus berkualitas, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasilnya.
PPDP akan memulai coklit pada 8 September-7 Oktober 2016. Coklit nantinya hanya akan memuat perubahan data pada 3 item. Pertama, pemilih yang tidak memenuhi syarat, seperti TNI/Polri, meninggal dunia, pindah domisili, belum cukup umur, tidak dikenal, ganda, sakit jiwa. Kedua, perubahan data akibat perbaikan. Ketiga, penambahan pemilih baru.
"Jadi coklit harus benar-benar menyasar ketiga komponen itu. PPDP harus mobile dan teliti dalam menginput data. Karena data dari PPDP itulah sumber utama KPU dalam mengoperasikan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Kepada masyarakat juga kami minta partisipasi aktifnya untuk memastikan identitasnya sudah terdaftar atau belum," kata Fierly MM, Pengarah Pokja Mutarlih KPU Kota Serang, Selasa (16/8), pada acara bimtek pembentukan PPDP dan penggunaan Sidalih 2017.
Karena durasi coklit singkat, yakni hanya 30 hari, jadi setiap PPDP nantinya harus membuat jadwal kerja mereka perhari. Saat coklit, PPS wajib melakukan supervisi.
"Pembentukan PPDP sedang berlangsung. PPDP itu satu untuk setiap TPS. Rujukannya adalah TPS terakhir yakni Pilpres 2014 sebanyak 915. Jadi PPDP kita sebanyak 915 orang. Tanggal 28 Agustus semua PPDP direncanakan akan kami tetapkan berdasarkan usulan PPS. Setiap rumah yang sudah dicoklit nanti akan ditempeli stiker oleh PPDP," kata Fierly.
Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono menegaskan, pihaknya akan fokus mengawasi proses coklit.
"Proses mutarlih ini salah satu tahapan yang rawan dan kritis. Kami berharap PPK dan PPS cepat merespons setiap rekomendasi yang kami sampaikan terkait mutarlih ini. Misalkan, Panwaslu menemukan adanya sekolompok orang yang belum terdata, mohon disikapi. Panwaslu harus punya akses yang luas dalam tahapan ini," kata Rudi, saat menyampaikan materi.
Pada bimtek yang dihadiri seluruh Ketua dan operator Sidalih PPK itu, dilakukan juga simulasi penggunaan Sidalih 2017 yang dipandu oleh operator Sidalih KPU Banten Riana. Masing-masing PPK dipandu untuk mengenal kegunaan Sidalih. (Haedi/Red)

