Pesta Kemerdekaan, Meriahnya Lomba Panjat Pinang Bersama Gubernur Banten

Serang, Progresnews.com -- Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun selalu dihiasi dengan perlombaan unik dan mengocak perut. Salah satunya perlombaan yang paling ditunggu masyarakat yakni lomba panjat pinang

Pemandangan itu terlihat samping halaman kantor Gubernur Banten, di Kawasan Pusat Pemeritahan Provins Banten (KP3B) Jumat, 19 Agustus 2017. Pegawai Pemprov serta Masyarakat disekitar KP3B bersatu menaklukan batang Pinang yang telah dilumuri pelumas. Sementara diatas pohon pinang sudah tersedia bermaca-macam hadiah mulai dari sepedah gunung, TV, HP, Dispenser, pakaian, peralatan dapur, dan uang tunai.

"Terdapat 10 pohon yang telah dilumuri pelumas. Sehingga peserta harus bekerja sama untuk memanjat hingga meraih hadiah yang ada diatas pohon serta mengibarkan bendera Merah Putih sebagai tanda kemenangan," kata koordinator penyelenggaraOpar Sochari.

Menurut Opar, lomba panjat pinang yang di gagas oleg Gubernur dan Wakil Gubernur Banten ini melibatkan empat kampung di sekitar KP3B.

“Semuanya ada 38 tim. Berasal dari empat kampung sekitaran sini (KP3B), office boy, pasukan kuning (tukang sapu), Pamdal, Pol PP dan BPBD,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daeah Provinsi ini.

Pada kegiatan panjat pinang ini, masyarakat dan pegawai Pemprov sangat antusias untuk menyaksikan dan memberikan dukungan bagi peserta yang berusaha mendapatkan hadiah.

Gubernur Banten Wahidin Halim yang membuka lomba ini mengatakan, lomba panjat pinang ini dalam rangka menyambut dan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-72.

“Alhamdulillah kemarin kita merayakan HUT RI ke 72. Hari ini Kepala OPD ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam menyemarakan HUT RI. Ini memang bagian tradisi, karena memang, saya setiap tahun dirumah melaksanakan dengan masyarakat,” kata Gubernur Wahidin.

Menurutnya, lomba panjat pinang ini memiliki filosofi kerja keras, semangat tinggi, kebersamaan dan penuh motivasi. Hal inilah yang ingin ditunjukan kepada seluruh kepala OPD dan pegawai dilingkungan Pemprov Banten dalam membangun Banten kedepan.

“Tetapi harus sportif, karena untuk mendapatkan sesuatu harus kerja keras, itu filosofinya. Kerja keras dengan jujur. Pegawai dapat gaji kalau bekerja tekun dan rajin kerja-kerja kita memang dalam rangka mengisi dan mempertahankan kemerdekaan negara kita,” kata Wahidin ditengah-tengah warga dan pegawai Pemprov.

Tanpa pengamanan ketat, Gubernur Wahidin berbaur dengan peserta dan masyarakat. Ia malah memanfaatkan arena panjat pinang sebagai ajang silaturahim menyapa rakyatnya. Sontak, warga pun berebut ingin menyalami gubernur, hingga meminta foto bersama. Gubernur pun senyum-senyum meladeni warga. Bahkan sesekali Gubernur Wahidin menyiramkan air kepada peserta lomba.

“Nanti hadianya ditambah 1 juta per titik. Silahkan iuran kepala OPD dari Tukin tah, asal jangan dari hasil korupsi,” seloroh WH sapaan akrab Gubernur.

Selain lomba Panjat Pinang, Pemprov Banten sebelumnya juga melaksanakan berbagai jenis lomba, seperti Futsal antar OPD, Bola Voly, Bulu Tangkis, lomba tumpeng dan lomba lainnya. (Red)