Tangerang, Progresnews.com -- Pengamat politik yang sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LMI) Ray Rangkuti menyoroti pemilihan Gubernur Banten 2017 sebagai proses kaderisasi yang mandek. Pasalnya dari Bupati hingga walikota yang terpilih pada pilkada seretak tahun kemarin hingg nama-nama yang muncul sebagai bakal calon gubernur pun adalah muka-muka lama yang tak lepas dari kekuatan dinasti politik yang ada.
Ia mendorong masyarakat untuk tak apatis melihat persoalan tersebut, apalagi media dimintanya untuk kritis dalam melihat fenomena munculnya politik dinasti di Provinsi Banten
“Jangan sampai masyarakat apatis dan merasa dibohongi proses Pilkada karena akan terjadinya kembali KKN, pamannya jadi bupati, tantenya jadi wali kota keponakan jadi gubernur. Ini berarti tak ada kaderisasi, medianya tak kritis, meski itu sah menurut hukum,” Ungkap Ray, Jumat (19/2).
Menurut Ray, munculnya muka-muka lama atau tokoh yang memiliki hubungan dengan kekuasaan politik diasti menjadi hal yang wajar. Pasalnya, kaderisasi partai politk di Banten tak berjalan.
Fenomena mandegnya kaderisasi di Banten menurut Ray, seharusnya menjadi perhatian lebih bagi insan pers. Karena hal itu akan berdampak pada perkembangan provinsi Banten “Media memiliki perananan besar di sini, yang kasian adalah masyarakatnya,” katanya.
Diketahui, KPU baru mengumumkan jadwal pelaksanaan Pilgub Banten yang akan digelar Februari 2017 nanti. Namun, sejumlah tokoh sudah gembar-gembor akan maju pada Pilgub Banten 2017. Bahkan, banyak dari mereka yang sudah mulai dikenali melalui papan reklame yang tersebar di berbagai pelosok.
Dari keluarga Ratu Atut Choisiyah, Andika Hazrumy digadang-gadang sebagai calon yang akan meneruskan trah kekuasaan Partai Golkar, namun ia harus bersaing dengan rekan separtainya Tantowi Yahya. Sementara PDI-Perjuangan hingga kini masih memiliki dua kandidat terkuat yakni Gubernur petahana Rano Karno dan Ketua Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Banten Mulyadi Jayabaya.
Sementara itu, Partai yang di Ketuai Susilo Bambang Yudhoyono, hingga kini baru memunculkan satu nama Yakni Wakil Ketua Komisi II dan sekaligus mantan Walikota Tangerang Wahidin Halim. Sedangkan partai pendatang baru Nasional Demokrat bakal memajukan Ketua DPW (Dewan Pengurus WIlayah) Banten Wawan Iriawan. (Haedi/PN06)

