Penderita Diabetes Boleh Makan Mie Instan, Asalkan...
Progresnews.com -- Disamping harganya yang relatif terjangkau, Mie instan mudah sekali ditemui diberbagai tempat penjualan. Tak heran, makanan satu ini menjadi favorit banyak orang. Namun sayangnya, mie instan kerap disebut sebagai makanan tidak sehat lantaran mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi, sehingga menjadi pemicu munculnya penyakit diabetes.
Nah, buat kamu yang sudah terdiagnosa memiliki penyakit diabetes, ada beberapa hal yang harus kamulakukan jika tetap ingin menikmati semangkuk mie instan.
Dilansir dari Sfgate, menurut American Diabetes Association penderita diabetes boleh saja mengonsumsi mie instan dan makanan kaya karbohidrat lainnya. Hanya saja, mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol akan membuat kamu bertambah gemuk dan secara signifikan akan menaikkan kadar gula darah, sehingga dapat memperburuk diabetes sedang kamu alami.
Itulah kenapa bagi para diabetesi yang ingin makan mie instan, ahendaknya dengan porsi moderat (sedang) dan menyeimbangkan diet dengan melakukan aktivitas fisik seperti olah raga, rutin mengonsumsi insulin atau obat diabetes oral seperti yang sudah ditentukan dokter, dan menyantap makanan seimbang yang tidak melebihi target kalori harian.
Hal ini pun berlaku dengan makanan jenis lainnya. Yang terpenting adalah mengontrol asupan makanan kamu. Selain itu, hindari segala sesuatu yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah kamu secara signifikan.
Berikut ada beberapa tips mengkonsumsi mie instan khusus untuk kamu yang sudah di diagnosa menderita Diabetes,
1. Pilih mie yang mengandung serat tinggi
Kebanyakan mie instan yang dijual di pasaran merupakan mie yang berbahan tepung putih, termasuk mie telur. Mie jenis ini akan membuat lonjakan signifikan terhadap gula darah kamu karena mengandung karbohidrat sederhana.
Sebagai solusinya, Kamu bisa memilih mie yang terbuat dari tepung whole grain, tepung quinoa, tepung kacang hijau, dan lain sebagainya. Kandungan serat yang tinggi dalam bahan mie tersebut akan membuat kamu cepat kenyang, sehingga mencegah makan terlalu banyak.
2. Buang bumbunya
Cara lain untuk menikmati mie instan yang lebih sehat bagi para diabetesi adalah dengan membuang bumbu yang biasanya disediakan di dalam kemasan. Bumbu mie instan mengandung kadar natrium yang tinggi bahkan melebihi rekomendasi Dietary Guidelines for American 2015-2020 . Kadar natrium yang tinggi ini dapat meningkatkan tekanan darah.
Namun bukan berarti kamu hanya boleh makan mie yang terasa hambar. Kamu bisa mencoba bahan-bahan lain untuk membantu meningkatkan rasa mie. Gunakan rempah-rempah yang tersedia di dapur seperti cabe segar, lada, ketumbar, kecap ikan, dan lain sebaginya yang lebih alami dan tentunya lebih sehat. Ingat, semakin sedikit menggunakan bumbu instan pada mie, hal tersebut akan semakin baik untuk kesehatan.
3. Tambahkan sayuran dan makan sehat lainnya
Menambahkan beberapa jenis sayuran dan makanan sehat lainnya ke dalam mie instan tidak hanya membuat makanan ini lebih sehat, tapi juga membuat rasanya lebih enak. kamu bisa menambahkan semangkuk mie dengan irisan dada ayam, brokoli, dan satu sendok teh minyak zaitun. Bahan-bahan tersebut sudah memenuhi kebutuhan akan protein, karbohidrat, dan lemak tak jenuh, loh.
4. Batasi porsi makan
Meski cara yang sudah dijelaskan di atas bisa membuat sajian mi instan kamu menjadi lebih sehat, namun ingat soal pentingnya pembatasan konsumsi makanan kamu. Jika dikonsumsi keseringan dalam porsi yang banyak, ya tentu tidak sehat.
Sejumlah penelitian mengungkap, tiga kali makan mi instan dalam seminggu sudah terlalu banyak. Sehingga, sebaiknya setiap orang mengonsumsi lebih sedikit dari itu. (Red)
-
Selasa, 11/12/2018 14:20 WIB
Melestarikan Kue Pasung, Kudapan Tradisonal Hasil Persilangan Budaya Jawa dan Sunda
-
Rabu, 24/10/2018 07:08 WIBMeski Rasanya Pahit, 5 Makanan Ini Mampu Cegah Kanker
-
Senin, 22/10/2018 07:36 WIB
Waspada, 5 Penyakit Saraf Ini Sangat Berbahaya Untuk Anak
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain