Lebak, Progresnews.com – Semangat pantang menyerah ditunjukan puluhan siswa SD Negeri 3 Lebak Situ, Kabupaten Lebak. Menyusuri jalanan setapak yang masih bertanah merah dan bebatuan, dilakukannya untuk berangka ke Sekolah.
Ketika huja turun, jalanan sangat licin dan berbahaya. Namun apa boleh buat, terpaksa harus mereka lewati. Pasalnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju tempat idmana mereka menimba ilmu.
Adalah Kampung Lebaksampay, Desa dan Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, tepatnya di atas pegunungan di wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGH) berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat, tempat anak-anak itu tinggal.
Setiap hari, mereka harus berjalan kaki melewati jalan yang luput dari perhatian pemerintah. Jembatan kayu selebar dua meter yang sewaktu-waktu bisa membahayakan keselamatan, harus mereka sebrangi dengan penuh was-was.
"Jalan itu licin, ditambah kondisi jembatan kayu hasil swadaya masyarakat yang juga memprihatinkan. Siswa juga harus hati-hati kalau ngelewatin jembatan selebar 2 meter itu, belum lagi j" kata Maman Sulaiman salah satu guru SDN 3 Lebaksitu, Sabtu (19/11).
Kepala SDN 3 Lebaksitu, Iyan Bahtiar mengaku, prihatin dengan infrastruktur jalan menuju tempatnya membagi ilmu itu. Apalagi, jika hujan turun, jalanan licin pun terpaksa ia berserta guru dan puluhan siswa lainnya hadapi.
"Apalagi kalau sudah diguyur hujan, susah banget dilewatin, mau tidak mau saya juga harus jalan kaki dari rumah ke sekolah," katanya, seperti dilansir Bantenhits, Sabtu (19/11)
Namun, apapun kondisi jalanan yang harus dihadapi, pendidikan meski harus diutamakan. Dengan infratsruktur akses jalan menuju sekolah yang tidak memadai, siswa SDN 3 Lebaksitu mampu berprestasi di sejumlah kejuaraan olahraga tingkat kecamatan dan provinsi.
Pada akhirnya, pihak sekolah dan sejumlah murid hanya bisa menggantungkan harapan adanya kerelaan pemerintah untuk membuat infrastruktur menuju sekolah mereka, bisa diperbaiki, sehingga bisa aman dan membuat semuanya bisa lebih fokus dalam mengembangkan pendidikan di Banten khususnya. (Red)