Serang, Progresnews.com -- Alih-alih ingin melakukan kampanye kreatif, Rano Karno justru menampilkan adegan kekerasan pada sebuah komik yang dimuat sebuah media harian lokal.

Dalam komik yang berjudul 'duo jawara Bang Doel dan Mang embay' itu, berlagak seperti jawara, Rano Karno memukul habis seseorang yang digambarkan sebagai orang yang tidak baik.

Terlepas jahat atau tidaknya seseorang, apa yang dilakukan Rano sebagai pemangku kebijakan di Banten, adegan dalam komik tersebut sangat bertentangan dengan prinsip negara Indonesia sebagai negara hukum.

"ini maksudnya apa coba...gembar gembor kalau si doel berpasangan dengan jawara putih eh dalam komik yang sedang mengkampanyekan pasangan ini malah menampilkan adegan kekerasan. dimana si deol memukul orang... ini bukan negara jawara bung, tapi negara hukum" kata pemilik akun facebook Jaka Kelana

Adegan kekerasan yang ditunjukan oleh Rano Karno dalam komik tersebut, bisa dikatakan sebagai cara-cara pemimpin diktatror.

"Jika Penguasa menggunakan cara-cara seperti di komik itu menandakan prilaku seorang Diktator... Main hakim sendiri" salah satu komen pemilik akun Banten Kulon.

Untuk informasi, pada Pilgub Banten yang akan digelar 15 Februari 2017 mendatang, Rano Karno akan memperebutkan kursi Gubernur berhadapan dengan pasanagn WH-Andika yang diusung oleh 7 partai politik yakni Golkar, Demokrat, PKS, PAN, PKB, Hanura, dan Geindra. (RED)