Serang, Progresnews.com -- Menjadi salah satu tokoh yang berhasil membuat Kota Tangerang berkembang pesat, nama Wahidin Halim begitu melekat di hati masyarakat. Tak heran, kemunculannya sebagai Bakal Calon Gubernur Banten untuk Pilgub 2017 mendatang pun, disambut gembira.

Sejak dilantik sebagai Wali Kota Tangerang, pria kelahiran 14 Agustus 1954 ini langsung unjuk gigi atas kemampuannya. Wahidin Halim yang akrab disapa WH itu pun menyusun berbagai program pro rakyat dan berhasil merealisasikannya dengan sangat bijaksana.

Tak hanya pandai membuat program pembangunan yang pro rakyat, WH yang saat ini telah berhasil menyelesaikan program doktorallnya tersebut, juga sangat pintar dalam merampungkan program pembangunan yang dibuat pendahulunya, seperti meneruskan pembangunan infrastruktur jalan pinggir sungai Cisadane, serta program pembangunan fisik lainnya.

Gaya kepemimpinan WH yang merakyat membuat dia mudah menyerap apa maunya masyarakat. Bahkan, sebelum blusukannya Presiden Jokowi yang sempat menjadi buah bibir dilakukan, WH telah lebih dulu mempraktikannya.

Karena itulah, tak sulit bagi WH mengetahui keinginan rakyatnya. Aspirasi masyarakat Kota Tangerang inilah yang kemudian menjadi dasar bagi WH dalam membuat program pembangunan

Ada segudang program pembangunan pro rakyat dibuat. Antara lain dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, sedikitnya ada tiga program pembangunan spektakuler yang dibuat WH. Antara lain program pembangunan 221 sekolah baru, meniadakan biaya sumbangan pembangunan pendidikan atau SPP dan peningkatan kesejahteraan guru.

Program pembangunan 221 sekolah berhasil mendapat apresiasi dari Presiden RI Dr H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, SBY sendiri yang meresmikan pembangunan megaproyek itu pada awal bulan Januari 2007 lalu.

“Kebijakan Kota Tangerang menganggarkan 48% dari total APBD Tahun Anggaran 2005 merupakan kebijakan yang tidak keliru. Bahkan patut dicontoh oleh daerah lainnya, saya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Wali Kota Tangerang (Wahidin Halim),” kata SBY saat memberikan sambutan peresmian kala itu.

Sejak kepemimpinan WH, alokasi anggaran pendidikan memang meningkat tajam. Tak hanya 20% seperti yang diamanatkan undang-undang. Tetapi jauh lebih besar dari itu yakni hampir setengah APBD. WH mengalokasikan 45 persen anggaran APBD untuk pendidikan. Ini adalah angka pengalokasian tertinggi dalam bidang pendidikan secara nasional.

Tak berhenti sampai disitu, selain membangun fisiknya, WH juga sangat memperhatian soal kesejahteraan guru. Sebelum ia memimpin Kota Tangerang, uang insentif untuk guru hanya Rp50 ribu. Namun, setelah dia memimpin yakni mulai tahun 2003 hingga berakhirnya masa jabatan, uang insentif guru terus meningkat. Para guru negeri maupun swasta mendapatkan uang insentif sebesar Rp500 ribu.

Atas kerja kerasnya di bidang pendidikan itulah, Pada Februari 2009 lalu, dunia pendidikan Kota Tangerang kembali mendapatkan apresiasi dari Presiden SBY. Saat itu SBY memberikan bantuan senilai Rp 1,8 miliar kepada SMKN 3 Kota Tangerang atas prestasinya sebagai sekolah yang berhasil meraih predikat ISO 9001-2008 dari Worldwide Quality Assurance .

Dalam bidang kesehatan, ada dua program spektakuler. Pertama, menggratiskan biaya kesehatan untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang dan pembangunan 1000 Posyandu serta pemberian uang insentif kepada kader Posyandu.

Siapa saja warga kota yang sakit dapat berobat gratis di puskesmas dan rumahsakit yang telah bekerja sama dengan pemerintah kota. Biaya rawat inap pun digratiskan bagi warga kota, kaya maupun miskin. Pada tahun yang sama, Pemkot membangun Rumah Sakit Umum Kota (RSUK) tanpa adanya kelas.

Selain program-program di dua bidang itu, yakni pendidikan dan kesehatan, WH juga banyak membuat terobosan program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, seperti pemberian insentif kepada ketua RT dan RW, guru mengaji serta pegawai honorer.

Kala itu, di bidang kebersihan, WH berhasil mendapat penghargaan dari Presiden atas prestasi menyusun Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) 2010 di Istana Presiden. Dengan diraihnya penghargaan ini, menunjukkan bahwa Kota Tangerang benar-benar concern dan tak main-main dalam hal pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup.

Yang paling mencengangkan, WH menjadi satu-satunya kepala daerah yang mendapatkan penghargaan Pengelolaan Keuangan terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 8 kali berturut-turut.

Berikut sederet prestasi yang pernah diraih Wahidin Halim :

Piala Chitra Bhakti Abdi Negara dari presiden SBY untuk pelayanan publik terbaik Tingkat Nasional tahun 2006

Lencana Dharma Bhakti bidang Kepramukaan Tingkat Nasional dari Presiden SBY tahun 2006

Men’s Obession Award dari majalah bisnis untuk bidang pemerintahan dan pelayanan publik Tingkat Nasional tahun 2006

Pelayanan Publik terbaik kantor KPMP Tingkat Nasional tahun 2003-2004

Upakarti Madya I Tingkat Nasional dari Wapres tahun 2011

Penghargaan Kinerja Otonomi Daerah Terbaik Tingkat Nasional 2012

Inovative Goverment Award Tingkat Nasional 2012

Chitra Pelayanan Prima Kesehatan Tingkat Nasional (Puskesmas Sukasari)

Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi Provinsi

Ksatria Bhakti Husada Kartika Tingkat Nasional 2010

Kota Sehat Swasti Saba Padapa Tingkat Nasional 2011

Kepala daerah Dengan pengelolaan Keuangan Dan Program Terbaik

Kepala Daerah yang menerima Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik Se-Indonesia dengan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 8 kali berturut-turut yakni 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, dan 2014.

Pengelolaan Perumahan terbaik Tingkat Nasional tahun 2007-2008

Pengelolaan Website Pemda terbaik Tingkat Nasional tahun 2008 versi majalah Warta Ekonomi

Layanan Pengadaan Secara Eloktronik (LPSE) terbaik se-indonesia dalam kategori jumlah paket dan pagu anggaran terbesar periode Januari s.d April 2011

Penghargaan Information and Communication Technology (ICT) Tingkat Nasional tahun 2011 dari menteri Kominfo RI, sebagai Pemerintah daerah yang memiliki komitmen dalam membangun system Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Penghargaan E-Procurement Award Tingkat Nasional tahun 2012 Kategori User Suport performent.

Lencana Bhakti bidang Pendidikan Tingkat Nasional dari presiden SBY tahun 2007 atas usaha Pemkot dalam meningkatkan pendidikan di Kota Tangerang dengan anggaran APBD mencapai 48 % diatas rata-rata nasional yang hanya 20%.

Kelulusan Terbaik se-Banten Empat tahun berturut-turut dengan index kelulusan mencapai 99 %

Rangking ke-3 Kelulusan UN SMA/SMK/MA tingkat Nasional Tahun 2010

Piagam Langit Biru Kota, adipura tahun 2008 atas upaya Pemkot meningkatkan kualitas udara Tingkat Nasional 2008-2009

Best Effort Untuk Program Adipura 2008-2009

Piala Adipura untuk kategori kota metropolitan Tingkat Nasional tahun 2010

Penghargaan Kota Terbersih urutan ke 3 untuk kategori kota metropolitan Tingkat Nasional tahun 2011

Penghargaan Sarana Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) dari Kementrian Lingkungan Hidup, atas eksistensi dan konsisteni dalam pengelolaan lingkungan hidup di kota metropolitan Tingkat Nasional tahun 2011

Penghargaan Adhiwiyata diraih SMPN 13, untuk Sekolah berbudaya lingkungan terbaik se-Indonesia tahun 2011

Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan terbersih Se-Indonesia tahun 2012

Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan terbersih Se-Indonesia tahun 2013

Penghargaan Amal Bhakti dari Kementerian Agama RI Atas Kepedulian Pemkot Tangerang Terhadap Perkembangan Pendidikan Agama di Daerahnya, tahun 2009

Penghargaan Bidang Ekonomi Kreatif Penghargaan Baksyacaraka Tingkat Nasional tahun 2012.

Kini, WH kembali ingin mengabdikan dirinya denganikut dalam kontestasi pemilihan Gubernur Banten 2017. Dengan mengusung visi Bersatu membangun Banten, WH memiliki cita-cita mengangkat Banten ke arah yang lebih baik, masyakarat yang lebih sejahtera. (Red)