MENDAGRI NILAI BADAN INTELEJEN GAGAL ANTISIPASI INSIDEN TOLIKARA

3 hari ago Nasional Leave a comment 83 Views

Berita Terkait

H+3 Lebaran, Kawasan Puncak Macet Total

5 jam ago

Kepadatan Arus Balik Mulai Terlihat Dibeberapa Titik

13 jam ago

Papua Dibakar, Benarkah Operasi Intelejen?

1 hari ago

Jakarta, Progresnews.com — Insiden pembakaran Mushala, rumah dan beberapa kios di kabupaten Tolikara, Papua pada hari Jumat pagi (17/7), seharusnya sudah bisa dideteksi dini oleh Badan Intelejen Negara (BIN) yang dipimpin Sutiyoso.

“BIN dan aparat intelejen terpadu harusnya sudah mampu mendeteksi dini dan antisipasi kejadian tersebut,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, melalui siaran pers, seperti dikutip kompas.com, Jumat (17/7)

Tjahjo belum bersedia memberikan komentar terkait insiden itu. Ia masih menunggu kronologi lengkap yang disusun oleh Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri. Laporan itu pula yang akan menjadi dasar bagi Mendagri untuk mengeluarkan instruksi.

Politikus PDI-Perjuangan itu pun meminta pemerintah daerah, mulai dari kabupaten hingga provinsi, serta aparat kepolisian dan TNI mengusut tuntas insiden itu. Ia tidak ingin insiden tersebut meluas.

“Saya percaya kepada jajaran polisi dan TNI setempat pasti cepat dan tanggap mengusut tuntas dan menentramkan masyarakat setempat,” ujar Tjahjo.

Sementara itu, Kepala BIN Sutiyoso yang ditemui dalam acara open house di rumahnya belum berkomentar mengenai insiden tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Patrige Renwarin mengatakan, berdasarkan laporan yang diperoleh dari Kepala Polres Tolikara, insiden itu berlangsung sekitar pukul 07.00 WIT. (BACA JUGA : GP Ansor Kutuk Keras Pembakaran Mushala Di Papua)

Ratusan warga membakar mushala, rumah serta kios yang ada di karubaga, kabupaten Tolikari, Papua pada saat masyarakat setempat sedang melangsungkan shalat Ied di Lapangan Koramil Tolikara. Masa yang ketakutan, akhirnya membubarkan diri dari lapangan tersebut (PN06)

Facebook

Twitter

Google +