Mahasiswa Untirta Raih Juara III Tilawah Ikhtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) ASEAN Tahun 2016

Serang, Progresnews.com -- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa kembali menorehkan prestasi ditingkat Internasional. Kali ini melalui Khaeroni, mahasiswa semester delapan Fakultas Pertanian Jurusan Perikanan yang meraih Juara III Tilawah dalam acara Ikhtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) ASEAN Tahun 2016 yang diselenggarakan di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).

Pada Gelaran Ikhtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) ASEAN Tahun 2016 yang berlangsung pada tanggal 14-18 April 2016, nama Khaeroni yang merupakan salah satu mahasiswa Untirta yang juga putra daerah asal Provinsi Banten berhasil mengangkat tropi dan mendapatkan reward yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama Malaysia.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Suherna, selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, menngapresiasi keberhasilan salah satu mahasiswa Untirta di ajang internasional tersebut. Menurutnya, pkeberhasilan yang diraih oleh Khaeroni merupakan sebuah perjalanan yang tak mudah. Pasalnya, negara-negara yang ikut dalam ajang tersebut memiliki pperwakilan-perwaklannya yang sangat luar biasa.

“Perjuangan dan pengorbanan untuk meraih Prestasi dalam ajang tersebut tidaklah mudah, karena peserta dari negara lain pun merupakan qori dan qoriah yang memiliki banyak jam terbang dan kualitas yang mumpuni, sehingga persaingan pada saat perlombaan sangat ketat,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Untirta.ac.id

Gelaran IPT ASEAN 2016 diikuti 34 peserta dari 12 negara yang berada di wilayah ASEAN. Juri cabang tilawah berasal dari perwakilan empat negara ASEAN. Sementara, selain Khaeroni, Untirta juga mengirimkan Qoriah yaitu Itasari dari Jurusan PGSD Untirta.

Capaian Juara III tingkat ASEAN ini merupakan kebanggaan, khususnya bagi sivitas akademika Untirta dan mahasiswa di Banten.

“Sivitas Akademika Untirta berharap semoga prestasi dalam bidang akademik dan non-akademik mahasiswa Untirta dapat lebih ditingkatkan lagi, baik di kompetisi lokal, regional, nasional dan juga internasional.” kata Suherna. (Haedi/Red)