Kucuran Dana Desa Banyak Diselewengkan, Sudah 900 Kepala Desa Ditangkap
Garut, Progresnews.com -- Adanya dana desa menjadi angin segar tersendiri bagi masyarakat dan Kepala Desa. Pembangunan desa dipercaya akan lebih maju dengan adanya kucuran dana tersebut. Namun, sejak dana tersebut disalurkan, nyatanya dari 7.400 desa, diketahui 900 kepala desa ditangkap karena diduga menyelewengkan dana desa .
Presiden Indonesia Joko Widodo tidak memugkiri jika banyak kepala desa yang menyelewengkan dana untuk kepentingan prbadinya. Terhitung sudah 90 kepal
"Ya, kita tidak menutup mata, ada sekitar 900 kepala desa yang ditangkap karena diduga menyelewengkan dana desa," kata Presiden di Garut pada Selasa, (17/10)
Walau masih cukup tinggi tingkat penyelewengan, berdasarkan survei, dana desa cukup banyak yang sudah tepat sasaran. Namun dengan masih banyaknya penyelewengan dana desa perlu dilakukan perbaikan.
"Survei kami menujukkan banyak yang sudah tepat sasaran tetapi memang perlu dilakukan perbaikan, agar penyelewengan oleh oknum kades benar-benar hilang," kata Jokowi.
Dalam penyaluran dana desa seharusnya masyarakat diajak bermusyawarah. Hal itu dimaksudkan agar dana sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Agar penggunaan dana desa bisa efektif, Jokowi mengimbau agar masyarakat turut serta dalam pengawasan penggunaan dana desa. (Viva/Red)
-
Jumat, 19/10/2018 08:45 WIBBerhentikan Iman dari Walikota Cilegon, Pemprov Tunggu Salinan Putusan Inkracht
-
Jumat, 19/10/2018 08:17 WIBSang Ratu Divonis Gila, Berikut 6 Fakta Penting Kerajaan Ubur-ubur yang Bikin Heboh
-
Jumat, 19/10/2018 07:45 WIB
Sering Konsumsi 6 Makanan Ini, Dijamin Bikin Kulit Sehat dan Mulus
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain