Serang, Progresnews.com - Menjelang Pemilihan Gubernur 2017 mendatang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengalokasikan dana hibah dari APBD tahun 2016 senilai Rp60 miliar.
“Tidak ada kepentingan (politik jelang pilgub). Sampai saat ini pun tidak ada tekanan. Semua berdasarkan pengajuan pad atahun sebelumnya,” ungkapnya.
Irvan Santoso, Kepala Biro Kesejahteraan membenarkan bahwa dana hibah sebesar Rp60 miliar berasal dari APBD 2016 tersebut dialokasikam namum belum dikucurkan. Akan tetapi, dirinnya mengatakan dana hibah tersebut akan segera dicairkan “Dana hibah tahun 2016 sebesar Rp60 miliar,” katanya, Selasa (12/4).
Dari dana Rp 60 miliar tersebut, lanjutnya, 50 persen diantaranya diperuntukan bagi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten yakni Rp 30 miliar. Kemudian sebesar Rp15 miliar untuk LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Banten.
“Sebesar Rp60 miliar dibagi untuk FSPP Rp30 miliar dan LPTQ sebesar Rp15 miliar. Jadi untuk sisanya Rp15 miliar untuk lembaga kemasyarakatan,” jelasnya.
Sementara itu, kriteria lembaga kemasyarakat yang akan menerima dana hibah itu harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. Persyaratan itu, tambahnya, lembaga yang berbadan hukum yang akan direalisasi atas pengajuan pada tahun sebelumnya.
“Sisa dana hibah Rp15 miliar itu untuk sebanyak 65 lembaga, tapi yang pasti lembaga berbadan hukum,” pungkasnya (Iqbal/Haedi)

