Tangerang, Progresnews.com -- Jelang aksi 112 yang akan berlangsung di Jakarta, Sabtu (11/2), Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang menetapkan siaga dan akan menyiagakan sedikitnya 300 personel
Wakapolresta Tangerang, AKBP Ma'mun mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengawal keberangakatan massa aksi yang akan menuju Jakarta besok, "Ya, kita siaga 1, setidaknya 300 personel akan kita kerahkan," ujar Ma'mun, Jumat (10/2).
Personel akan mulai melakukan pengamaman sejak pukul 00.00 WIB dan akan di sebar ke sejumlah titik guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kita mengantisipasi dan mencegah adanya tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat," ujarnya.
Meski tidak bermuatan anarkis, namun kericuhan bisa saja berpotensi terjadi, sehingga diperlukan antisipasi untuk menjaga keamanan, terutama saat massa aksi mulai bergerak, "Kita tidak menginginkan ada hal-hal yang tidak kita inginkan," terang Ma'mun.
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbah agar warga tak perlu ke Jakarta, "Sesuai arahan, memang seharusnya tidak usah berangkat ke Jakarta. Kita berdoa dan istigasah saja di wilayah masing-masing," harapnya
Untuk informasi, aksi 112 merupakan jawaban atas kegelisahan masyarakat terhadap tindakan Mantan Gubernur Jakarta Non-Aktif Basuki Tjahaya Purnama yang dinilai telah melecehkan ulama, yakni Rais Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin..
Kejadian yang dianggap sebagai bentuk pelecehan ulama tersebut terjadi saat Ma'ruf Amin dihadirkan pada sidang ke-7 atas kasus pelecehan agama Basuki Tjahaya Purnama. Pada sidang itu, Ahok mengancam akan melaporkan kesaksian KH. Ma'ruf Amin yang dituduh memberikan keterangan palsu. (Red)

