Tangerang, Progresnews.com -- Kisah pilu pernah dirasakan Calon Gubernur Banten Wahidin Halim dan keluarga. Kala itu, Ibundanya didera sakit dan harus dibawa ke Rumah Sakit setempat. Namun, karena keadaan ekonomi yang tidak begitu baik dengan biaya kesehatan yang tinggi, keluarga Wahidin Halim pun terpaksa harus menghutang.

Kejadian pilu itu, membuat Wahidin Halim bertekad jika Tuhan memberikan kesempatan dirinya menjadi pemimpin, ia akan membangun fasilitas kesehatan yang memadai, dengan biaya gratis bagi masyarakat.

Tak ayal, ketika Jabatan Walikota Tangerang diraihnya, Wahidin Halim langsung mewujudkan cita-citanya itu. Biaya kesehatan gratis bagi 2juta penduduk Kota Tangerang dengan hanya menyodorkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta rumah sakit tanpa kelas, menjadi salah satu apa yang Wahidin Halim kerjakan sebagai bentuk komitemen nya kepada masyarakat.

"Ketika ibu saya sakit dan dibawa ke rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang tidak memadai, dengan ketidakmampuan ekonomi, sehingga harus berhutang dan sebagainya." kata Wahidin Halim sata menceritakan kisahnya saat dialog terbuka di Okezone, Selasa (1/11)

Tak hanya soal Ibundanya yang pernah mengalami kejadian memilukan, pengalaman pernah mencicipi bangku sekolah yang tidak memadai, juga membuat Wahidin Halim berkeyakinan bisa menyuguhkan fasilitas pendidikan yang mumpuni serta gratis bagi masyarakat.

Ia pun berjanji, jika menjadi pemimpin akan membangun sekolah gratis bagi masyarakat, dan iu diwujudkannya pada saat menjabat sebagai Walikota Tangerang.

"Saya terobsesi ketika saya sekolah SD, SMP, dan SMA, sekolah gak ada yang bagus, sekolah hampir rubuh beralaskan tanah, tidak ada ruang untuk kepala skolah dan sebagainya. Saya memang watu kecil saya berniat kalau saya jadi pemimpin atau Tuhan karuniakan saya kesempatan, saya akan bangun sekolah" kata Wahidin Halim saat menggelar dialog di Okezone, Selasa (1/11)

Komitmen memajukan dunia pendidikan, bukan hanya pada sebatas infrastruktur. Wahidin Halim menyadari bahwa guru menjadi salah satu faktor yang bisa membuat para pelajar bisa bersaing. Kala itu, insentif, ia berikan kepada ribuan guru yang ada di Kota Tangerang. (Red)