Hutan Dibakar, Kemana Menteri Puan Maharani?

3 hari ago Nasional , Politik Leave a comment 41 Views

Berita Terkait

Sesak Nafas Karena Asap Pekat Di Jambi, Balita 15 Bulan Meninggal Dunia

22 hari ago

Akibat Kabut Asap, GP- Formula 1 Singapura Terancam Batal

15 September 2015

Meski Tak Terima Gaji, Nama Puan Maharani Masih Tercatat Di DPR

14 Agustus 2015

Jakarta, Progresnews.com — Pembakaran hutan yang menyebabkan kabut asap berkepanjangan di sejumlah daerah di Indonesa menimbulkan pertanyaan besar. Bukan hanya soal pelaku pembakaran, tapi kinerja para menteri kordinator, khususnya Puan Maharani. Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Abetnego Tarigan, hingga kini Puan tak kelihatan batang hidungnya sejak Indonesia menetapkan status darurat asap.

Menurut Abetnego, disaat Indonesia tengah menghadapi darurat asap, keberadaan dan peran Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan selama bencana kebakaran hutan dan kabut asap justru tak kelihatan batang hidungnya. Padahal, Kementerian yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kabut asap itu berada dibawah kendali anak Megawati itu.

“Ke mana Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia? Selama ini media hanya bertanya soal kabut asap kepada Menkopolhukam dan Panglima TNI, padahal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kan, ada di bawah Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan,” kata Abetnego saat diskusi bersama media di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2015.

Menurut Abetnego, Menteri Puan Maharani seharusnya memberikan perhatian khusus pada bencana kebakaran hutan ini, bukan malah menghilag dan seperti tidak melaukan apa-apa. Puan juga terkesan menyerahkan penyelesaian pembakaran hutan kepada menteri Luhut Panjaitan dan lainnya.

Tak hanya Menteri Puan yang jadi sasaran kritik Walhi. Abetnego juga menyayangkan sikap pemerintah daerah yang hutannya terbakar. Mereka dinilai lalai dan terlambat mengantisipasi kebakaran dan asap sampai akhirnya telanjur menyebar luas.

“Koordinasi masih jadi penyakit di negara kita. Seharusnya pemerintah daerah juga antisipasi. Jangan setelah parah lalu menyalahkan pemerintah pusat,” ujar Abetnego.

Diketahui, kabut asap kini menyelimuti lima provinsi di Kalimantan dan Sumatera sejak tiga bulan lalu. Bencana macam ini terjadi setiap tahun, selama 18 tahun terakhir. Hingga kini pemerintah dianggap belum berhasil mengatasi agar kasus serupa tak lagi terjadi pada kemudian hari.

Tak hanya di pulau Sumatera, kabut asap juga terus mengalami peningkatan di Pulau Kalimantan. Bahkan pembakaran hutan kini telah merambat ke pulau Papua. dan berdasarkan pantauan satelite, kini terdapat 3.000 titik panas akibat pembakaran hutan yang terjadi disejumlah wilayah di Indonesia. (PN06)

Pilihan Redaksi:

Meski Tak Terima Gaji, Nama Puan Maharani Masih Tercatat Di DPR

Tiga Alasan Puan Maharani Tak Dicopot Jokowi

Kabut Asap Selimuti Riau, Sejumlah Kampus Terpaksa Diliburkan

BELUM GENAP SETAHUN BEKERJA, PUAN DAN INDROYONO MINTA TAMBAH ANGGARAN

Mega Terima 50 Kuota Haji Dari SDA, Puan : Saya Tidak Tahu

Facebook

Twitter

Google +