Gagal Bangun Water Gateway, Pemkot Tangerang : Pengendalian Debit Air Tanggung Jawab Pemprov
Tangerang, Progresnews.com -- Rencana Kota Tangerang yang akan membangun transportasi air ( Waterway ) tampaknya masih gagal. Pasalnya, rencana tersebut terbentur dengan sejumlah kendala, salah satunya yaitu pengendalian debita air di Sungai Cisadane.
Namun, Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endarwiyanto menyebut bahwa pengedalian debit air Sungai Cisadane bukan wewenang dari Pemkot Serang, melainkan Pemprov Banten.
“Dan Sungai Cisadane itu bukan kewenangan Pemerintah Kota, tapi Provinsi Banten,”Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endrawiyanto, Minggu (21/02)
Kendala paling utama untuk merealisasikan Water Gateway kata Said yaitu masih banyaknya jembatan yang melintang di sepajang sungai Cisadaen,
“Kendala Waterway itu karena banyaknya jembatan yang melintang di sepanjang Sungai Cisadane. Jarak antara jembatan dengan permukaan air sungai rendah,” katanya
Meski begitu, pihaknya akan terus berusaha melakukan kajian demi merealisasikan sarana trasportasi massa. Jika hal ini terwujud, Water Gatway akan membentang dari Kota Tangerang hingga kawasan Summarecon, Kabupaten Tangerang
“Dalam wacana ini, kita kerjasama Dengan PT Argo Pantes. Mereka yang melakukan kajian,” katanya. (Haedi/PN06)
-
Jumat, 19/10/2018 08:45 WIBBerhentikan Iman dari Walikota Cilegon, Pemprov Tunggu Salinan Putusan Inkracht
-
Jumat, 19/10/2018 08:17 WIBSang Ratu Divonis Gila, Berikut 6 Fakta Penting Kerajaan Ubur-ubur yang Bikin Heboh
-
Jumat, 19/10/2018 07:45 WIB
Sering Konsumsi 6 Makanan Ini, Dijamin Bikin Kulit Sehat dan Mulus
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain