Tangerang, Progresnews.com -- Pasangan Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy nampaknya akan dengan sangat mudah bisa mengalahkan petahana. Potensi loyal voters, serta elektabilitas Rano yang masih dibawah 50% menjadi indikasi utama.
Menurut Fajar S. Tamim, Direktur dan Peneliti jaringan Survei Indonesia (JSI), dalam paradigma elektoral, calon petahan akan sangat mudah bisa dikalahkan penantangnya, jika elektabilitasnya berada dibawah 50%, dengan waktu pemlihan yang hanya tinggal menghitung bulan.
"ini kan sudah dipastikan bahwa pertarungannya terjadi head to head antara incumbent dan penantangnya. Jika dilihat dari hasil survey, terlihat jelas bahwa WH-Andika masih sangat berpotensi untuk naik secara signifikan baik popularitas dan elektabilitasnya. Namun disisi yang berbeda, incumbent yang tingkat popularitasnya sudah mentok, dapat dipastikan bahwa elektabilitasnya sudah tidak akan beranjak naik ”, tegas Fajar, Selasa (27/9)
Dalam paradigma politik elektoral kata Fajar, seorang calon incumbent yang memiliki tingakt popularitas sangat tinggi namun tingakt elektabilitas rendah, akan dengan sangat mudah dikalahkan oleh calon lain, yang potensi tingkat keterpilihannya masih bisa terus naik.
"situasinya saat ini adalah menghitung potensi. Dan kami meyakini bahwa potensi 2 bulan kedepan WH-Andika mampu melampaui elektabilitas incumbent yang saat ini stuck pasa angka dibawah 40%" tegas Fajar
Selain tingkat popularitas dan Elektabilitas, untuk melihat kemenangn calon kata Fajar bisa dilihay dari loyal voters. Saat ini, pemilih loyal pasangan Wahidin-Andika masih unggul dibanding petahan. Maka dalam kacamata penelitian elektoral, incumbent akan mudah dikalahkanoleh sang penantang.
"Salah satu ciri incumbent dapat dikalahkan oleh challanger adalah jika strong supporter (pemilih loyal) incumbent berada dibawah challenger. Dan saat ini, WH-Andika masih unggul dibanding Rano-Embay' kata Fajar. (Haedi/Red)

