Diet Ekstreem, Gadis Cantik Ini Patah Tulang Saat Dipeluk Kekasihnya
Serang, Progresnews.com -- Trend memiliki tubuh langsing membuat banyak wanita melakukan diet ekstreem, tak terkecuali bagi gadis cantik bernama Georgia McGrath. Ingin terlihat cantik dan terhindar jadi bahan guyonan teman-temannya, ia pun bertekad mempunyai badan kurus. Akibatnya, ia menderita anoreksia
Seperti dikutip Daily Mail, Dengan sekuat tenaga, McGrath berolahraga untuk membakar 1.500 kalori dan hanya mengonsumsi 100 kalori per hari. Alhasil, berat badan McGrath turun drastis sehingga tinggal 37 kilogram.
Senang bukan main, akhirnya McGrath bisa mendapatkan tubuh yang selama ini dia inginkan. Namun apesnya, sebuah kejadian mengerikan justru terjadi saat impiannya itu telah terwujud.
Pada Agustus 2015 silam, ketika dirinya loncat ke dalam pelukan sang kekasih. Tiba-tiba dadanya terasa sesak Kekasih McGrath, bernama Ashton Benton, merasa sangat bersalah dan segera melarikannya ke rumah sakit
"Ketika aku meloncat ke pelukan Ashton, aku merasa menderita dan tidak bisa bernapas. Sepertinya, aku telah merusak paru-paruku," ujar McGrath, seperti dilansir Dailymail.
Ternyata, bukan paru-paru yang membuat Mc Gareth sesak nafas tapi tulang rusuknya yang patah akibat terlalu rapuh, "Ternyata, tulang rusukku patah karena tubuhku terlalu kurus sehingga tulangku rapuh dan tidak terlindungi," ujarnya
Menurut McGrath, rasa sakit dan penderitaan akibat tulang rusuk patah sangatlah menyakitkan dan intens. "Aku tak pernah menyangka, rasanya akan begitu sakit. (Saat itu), aku hanya ingin mendapatkan hasil foto yang bagus," imbuhnya.
Padahal McGrath sudah diperingatkan dokter pribadinya bahwa ia telah mencapai kondisi kekurangan gizi yang akut. Kondisi itu membuatnya jadi rapuh terhadap banyak hal di sekelilingnya. Namun sayangnya ia tetap menjalankan program diet ekstreem itu.
Selain patah tulang, pada tahun 2014 silam, McGrath mengalami sindrom seperti stroke. Hasil diagnosis dokter menunjukkan bahwa kondisi itu disebabkan oleh kekurangan gizi dan cairan.
Gara-gara peristiwa mengerikan tersebut, McGrath pun tersadar bahwa dia secara perlahan telah membunuh dirinya sendiri. Semenjak kejadian patah tulang, McGrath menjalani terapi untuk penderita anoreksia dan mulai menerapkan program hidup sehat dengan pengawasan dokter.
Sekarang, setelah lebih kurang dua tahun melawan anoreksia, McGrath dinyatakan pulih dan memiliki berat badan proporsional, yakni 63 kilogram. (Haedi/PN06)
-
Selasa, 11/12/2018 14:20 WIB
Melestarikan Kue Pasung, Kudapan Tradisonal Hasil Persilangan Budaya Jawa dan Sunda
-
Rabu, 24/10/2018 07:08 WIBMeski Rasanya Pahit, 5 Makanan Ini Mampu Cegah Kanker
-
Senin, 22/10/2018 07:36 WIB
Waspada, 5 Penyakit Saraf Ini Sangat Berbahaya Untuk Anak
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain