#BoikotMetroTV Trending Topik Di Twitter, Ini Penyebabnya

Serang, Progresnews.com – Gerakan netizen dengan hastag #BoikotMetroTV sempat mewarnai jagat twitter . Bahkan, tanda pagar tersebut menjadi trending topic Indonesia dan menempati posisi 117 dunia.

Lalu apa sebenarnya penyebab kemarahan netizen terhadap stasiun televisi Metro TV tersebut?

Berdasarkan informasi yang berkembang di jagat maya, ketidak sukaan masyarakat terhadap Metro TV, sebenarnya telah lama terjadi. Penyebab utamanya, dalam setiap pemberitaannya, Metro TV kerap menyudutkan umat Islam.

Kekesalan masyarakat terhadap Metro TV juga dipicu dengan banyaknya pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan mengedepankan kepentingan Partai Politik Nasional Demokrat yang diketahui di pimpin oleh Surya Paloh, yang juga pemilik Metro TV.

Ketidaksukaan masyarakat khususnya di jagat maya memuncak karena ulah sang produser acara 360 Metro TV, Janes Christina Simangunsong yang mengungkapkan ketidaksukaannya secara kasar pada Aksi Bela Islam III, dalam akun twitter pribadinya.

Secara kasar sang produser,dengan akun @janes_cs, menulis terkait singkatan salah satu ormas yang menjadi pioneer dari Aksi Bela Islam III, “FPI= Fantik P3n1s dan 1t1l. Setiap ada bau-bau begituan, disantronin *Penciumannya Tajam*”, tulisnya.

Tidak hanya itu saja, Janes juga menyindir pihak-pihak yang melakukan kritik terhadap Metro TV dengan sebutan Otak Udang, “Banyak yang tiba-tiba jadi pakar jurnalistik, sok ngerti framing, pengamat saham dan politik. Padahal otak udang semua”, cuitnya.

Karena kelakuan san produser itulah kemudian netizen ramai-ramai membuat tanda pagar #BoikotMetroTV, dan langsung menjadi trending topik.

Salah satu pemilik akun twitter, bahkan mengundang sang produser untuk berdiskusi terkait dengan netralitas dirinya sebagai Jurnalis itu, “Mbaakk, ketemu yuk, kita ngobrol atau diskusi.. sekalian minta penilian, saya termasuk orang otak udang nggk yah” tulis akun @Fifi Lifriantini.

Komentar keras juga dituliskan pemilik akun Facebook Ayu Damayanti. Ia yang mengaku pernah bekerja sebagai jurnalis itupun, mengaku heran dengan kelakuan sang produser yang tak mampu menjaga netralitasnya sebagai Jurnalis.

“Pantes beritanya bo’ong semuaaaaa…. Lah produsernya aja kaya gini…. Aw aw… Saya juga pernah kerja di media mbak. Dan saya diajari apa itu bersikap netral sebagai awak media dan harus terbuka dlm memberitakan sesuatu pluuuuusssss itu omongannya itu loooohhhh…. Aduuuuhhhh pendidikan tinggi tp mulut kelas comberan :@ :@ :@” tulis akun @ Ayu Damayanti

Sementara, soal postingan penginaan tersebut, Janes telah meminta maaf, dan sekarang akun twitternya telah diprivasi. (Red)