Serang, Progresnews.com -- Besarnya ketergantungan terhadap media, masyarakat dituntut untuk lebih kritis dan cerdas dalam memilih program yang ditayangkan. Hal ini menjadi isu utama dalam sosialisasi yang digelar mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia

Dalam rangka mendorong dan mewujudkan masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap media. Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Cabang Provinsi Banten menggelar "Sosialisasi Melek Media". acara ini berlangsung di Kp. Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Serang-Banten. Rabu (24/8)

"Ini bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa ilmu komunikasi. Kami sadar, bahwa kami juga bukan orang yang terlalu paham tentang bagaimana penetrasi media massa terhadap masyarakat, namun realita memberikan kita gambaran bahwa begitu luar biasanya dampak media terhadap perkembangan hidup manusia. Masyarakat harus dicerdaskan, kalau bukan kita sebagai mahasiswa yang mengambil peran ini, lantas kita mau menyerahkan ini kepada pemerintah?, rasanya itu terlalu naif" kata Suryadi, Ketua Imiki Cabang Banten, usai menggelar sosialisasi

Sementara itu, Ketua Imiki Universitas Serang Raya, Gradeccha Advanie ketua IMIKI mengatakan, disadari atau tidak, televisi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku, baik anak maupun orang tua sendiri. Ia mencontohkan sinetron. baginya sinetron yang ada lebih banyak mengajarkan perilaku konsumtif dan tidak mendidik bagi audiens nya

"Televisi yang kami nilai telah merusak moral anak-anak dan remaja yang sekarang telah menjadi tontonan favorit anak-anak dan remaja desa salah satu contohnya Sinetron "Anak Jalanan" disinilah peran kami sebagai mahasiswa untuk berperan aktif mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis dan mandiri melalui keilmuan komunikasi, salah satunya dengan mengadakan Sosialisasi Melek Media." katanya

Lanjut Gradeccha, dengan adanya sosialisasi ini, akan timbul kesadaran baik dari orang tua maupun anak-anak untuk menjauhkan diri dari kehidupan tayangan televisi, dan hidup dalam realitas sesungguhnya.

Ketua IMIKI STIKOM Wangsa Jaya Banten Nurul Fazri mengatakan, sosialisasi yang dilakukan merupakan salah satu kewajiban yang mengikat dan harus dijalankan oleh setiap mahasiswa. Berperan untuk bersama-sama mencerdaskan masyarakat, adalah bagian dari 3 hal yang melekat pada mahasiswa.

"Mahasiswa memiliki kewajiban untuk berbagi bersama masyarakat, terutama soal pengetahuan yang dimiliki. Semua say arasa bisa berperan sesuai dengan keilmuan nya masing-masing, yang tidak boleh dilupakan yaitu tanggungjawab sebagai mahasiswa. Saya adalah mahasiswa ilmu komunikasi dan tergabung di IMIKI, maka tanggung jawab saya adalah seputar pencerdasan masyarakat terkait dengan komunikasi, salah staunya persoalan dampak media terhadap kehidupan masyarakat" uajrnya.

Kegiatan sosialisasi media liaterasi yang rutin dilakukan oleh IMIKI Banten ini, disambut positif oleh masyarakat. Anwar misalnya, ia menjadi terbantu dengan adanya sosialisasi ini. "Bermanfaat banget kak. Aku jadi tahu, mana yang harus aku tonton, mana yang enggak" katanya singkat (PCJ/Haedi))