Amankan 18 TKA Cina Ilegal, Imigrasi : 'Masih Banyak'
Serang, Progresnews.com -- Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Serang, Montano Franky Rengkung menyebut masih banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang masih bekerja di Pelabuhan PT Cemindo Gemilang, di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
Montano mengatakan, pihaknya tidak bisa membawa semua pekerja asing yang diduga ilegal tersebut lantaran adanya keterbatasan petugas dan fasilitas penjemput karena dari Bayah menuju Serang jarak tempuhnya memakan waktu 5 hingga 6 jam perjalanan.
"Laporan sementara tadinya ada beberapa tapi kan tidak mungkin kami angkut semua karena jauh perjalannya ke sini. Mereka kan perlu juga makan, minum dan yang lain kami belum bisa ke sini," ujarnya, Kamis (25/8).
Area tempat mereka bekerja juga menjadi hambatan untuk mengangkut para pekerja asing tersebut. Selain itu, validasi data juga menjadi kendala untuk bisa mengangkut para pekerja yang tersisa.
"Mereka ini beraktifitas di salah satu kawasan yang besar, mengejar mereka kan harus hati-hati, diperiksa. Tetapi karena yang ada ini kami bawa ini dulu," lanjutnya.
Dari 18 TKA asal China tersebut, pihak imigrasi masih terus melakukan pemeriksaan terkait kelengkapan dokumen seperti paspor, izin tinggal, dan izin bekerja di dalam negeri.
"Sementara baru 18 ini yang kami amankan, yang ada di dalam perusahaan tidak terhitung belum bisa dipastikan karena validasi datanya belum ada," ungkapnya.
Disinggung apakah nanti akan dilakukan tindakan pendeportasian terhadap tenaga kerja asing tersebut, Montano belum bisa memastikan apakah nanti akan dikembalikan ke negara asalnya atau tidak. Yang jelas, katanya, pemeriksaan terus dilakukan hingga keputusan apakah dideportasi atau tidak tergantung dari kelengkapan dokumen yang mereka miliki.
"Deportasi itu juga harus dilihat seperti apa pelanggarannya. Kalau dia memang memiliki dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk bekerja dan tinggal di sini tidak kita deportasi," pungkasnya. (Iqbal/Haedi)
-
Rabu, 24/10/2018 16:25 WIBDampingi Presiden, Gubernur Buka Trade Expo Indonesia Tahun 2018
-
Selasa, 16/10/2018 16:29 WIB
Ribuan Hektar Sawah Kekeringan, Pemprov Banten Siapkan Bantuan Pompanisasi
-
Selasa, 16/10/2018 09:10 WIB
Pemprov Banten Siap Lepas Saham 5,37 Persen di BJB
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain