Cilegon, Progresnews.com -- Suasana nonton bareng dalam debat kandidit sesi terakhir antar kedua penduung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang digelar di Lobby Hotel tempat dilangsungkannya Debat Kandidiat, berakhir ricuh.
Kericuhan antar kedua pendukung masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten itu terjadi disaat mereka perang yel-yel dan saling panas-memanasi. Akibat tidak bisa mengendalikan emosi, akhirnya kericuhan pun pecah. Saking panasnya, kedua pendukung masing-masing cagub-cawagub nyaris adu jotos.
Namun kericuhan tidak berlangsung lama karena petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melerai sehingga kericuhan bisa diatasi, dan nobar nobar yang sebelumnya sempat dihentikan, akhirnya dilanjutkan kembali dengan mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.
Sebagai Informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menggelar debat kandidat sesi terkahir pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Debat dilangsungkan di hotel Royal Krakatau, Cilegon, Kamis (9/2).
Untuk Pilgub Banten kali ini, diikuti oleh dua pasangan calon, nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy didukung oleh 7 partai politik yakni Demokrat, Golkar, PAN, Gerinda, PKB, Hanura dan PKS. Sedangkan nomor urut dua yakni Rano Karno-Embay Mulya Syarif didukung 3 partai politik PDI Perjuangan, Nasdem dan PPP. (Red)

