Akademisi Uncen : Papua Belum Siap Hadapi MEA

13 Agustus 2015 Ekonomi Leave a comment 89 Views

Berita Terkait

Gempa Berkekuatan 4.7 SR Guncang Papua, Warga Berhamburan Keluar

24 hari ago

Kemendag Sosialisasikan Persiapan MEA Di Cilegon

17 September 2015

Kabut Asap Selimuti Riau, Sejumlah Kampus Terpaksa Diliburkan

7 September 2015

Jayapura, Progresnews.com — Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia yang akan bergulir dipenghujung 2015, akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura I Made Budi menilai Papua belum 100 persen siap menghadapinya, terutama soal tekhnologi yang digunakan oleh masyarakat.

“Khusus untuk Papua, kita perlu pendampingan mendalam kepada masyarakat terkait pengunaan beragam mesin pengolahan seperti mesin sagu dan kopi,” ujarnya.

Selain itu, mesin yang digunakan tidak perlu menjadi rahasia lagi tetapi perlu diperkenalkan kepada khayalak umum. “Selama ini, rata-rata mesin yang digunakan masyarakat kurang diperkenalkan atau disosialisasikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Uncen itu mengkritik kebijakan pemerintah yang kurang, bahkan cenderung tak terealisasikan.

“Ini juga yang menjadi kelemahan kita dalam menghadapi pasar bebas nanti, pelatihan kepada pelaku usaha ekonomi masyarakat masih lemah,” ujarnya

Terkait dengan produk yang dihasikan masyarakat Papua, Budi menilai perlu adanya pengawalan dari hulu sampai hilir, karena jika melihat saat ini, prodak dari masyarakat sampai ke pasaran terlihat masih lemah, masyarakat tidak mengakses pemasaran.

Ia menyebutkan, sebenarnya petani itu hanya bertugas untuk memproduksi kemudian sudah ada bidang yang menyediakan pasar. “Kalau di Indonesia, masing-masing mencari pemasaran tidak ada bidang yang menyediakan pasar, sehingga Papua secara khusus dan Indonesia secara umum belum siap hadapi MEA,” tambah dia.

Untuk itu, Ia pun menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, masyarakat Indonesia khususnya di Papua belum siap untuk menghadapi MEA, “Secara nasional, Papua belum siap menghadapi MEA, manajemen ekonomi di kalangan masyarakat belum terbentuk dan tertata secara baik,” katanya di Jayapura, Senin. (10/8) (PN06)

Pilihan Redaksi:

Gempa Berkekuatan 4.7 SR Guncang Papua, Warga Berhamburan Keluar

KPK SIAP HADAPI PRA-PERADILAN OC KALIGIS

Hadapi MEA, Aturan Tenaga Kerja Asing Harus Diperketat

BPK : KPU BELUM SIAP GELAR PILKADA SERENTAK

Pasangan Syarief-Aep Siap Hadapi Tatu-Panji di Pilkada Kabupaten Serang

Facebook

Twitter

Google +